Setiap beberapa tahun selalu ada yang mengatakan email marketing sudah tidak relevan. Kenyataannya, email masih menjadi salah satu saluran paling stabil untuk menjaga hubungan dengan pelanggan. Alasannya sederhana: daftar email adalah milikmu. Tidak ada algoritma yang menentukan siapa yang boleh melihat pesanmu, dan tidak ada perubahan kebijakan platform yang bisa menghapus daftar itu dalam semalam.
Mengapa email masih bekerja
Orang yang memberikan alamat emailnya kepadamu sudah menunjukkan minat. Mereka bukan penonton acak, melainkan calon pelanggan atau pelanggan lama yang ingin mendengar kabar darimu. Email juga fleksibel: bisa berupa kabar produk baru, tips yang bermanfaat, cerita usaha, atau penawaran khusus. Dan karena dibaca pada waktu yang dipilih penerima, pesannya cenderung lebih diperhatikan daripada unggahan yang lewat sekilas di linimasa.
Cara mendapatkan pelanggan pertama
- Formulir di website: letakkan di halaman yang paling banyak dikunjungi, dengan penjelasan singkat tentang apa yang akan diterima pelanggan.
- Lead magnet: tawarkan sesuatu yang bermanfaat sebagai imbalan, misalnya panduan PDF, daftar periksa, atau kode diskon pembelian pertama.
- Saat transaksi: tawarkan pelanggan untuk menerima kabar dan promo melalui email, dengan kotak persetujuan yang jelas.
- Acara dan webinar: peserta pendaftaran bisa diajak bergabung dengan daftar email untuk menerima materi lanjutan.
Minta izin dengan jujur
Jangan pernah membeli daftar email atau memasukkan alamat orang tanpa izin. Selain merusak reputasi, praktik ini membuat email kamu lebih mungkin masuk folder spam dan dapat melanggar aturan perlindungan data. Jelaskan dengan terang apa yang akan dikirim dan seberapa sering. Sediakan tautan berhenti berlangganan di setiap email, dan proses permintaan itu tanpa mempersulit.
Konten yang membuat orang tetap berlangganan
Bayangkan email sebagai surat dari teman yang paham bidangnya. Isinya harus bermanfaat, bukan hanya promosi. Pola yang sering berhasil adalah perbandingan sekitar tiga email berisi nilai untuk setiap satu email penawaran. Gunakan subjek yang jelas dan jujur, buka dengan kalimat yang langsung ke inti, dan sertakan satu ajakan bertindak yang spesifik.
Pilih alat yang sesuai
Ada banyak layanan email marketing dengan paket gratis untuk daftar kecil. Fitur penting yang perlu dicari meliputi formulir pendaftaran, segmentasi pelanggan, email otomatis seperti sambutan untuk pelanggan baru, dan laporan tingkat buka serta klik. Pastikan juga domain pengirim sudah diatur dengan benar agar email tidak mudah ditandai sebagai spam.
Daftar email kecil yang aktif dan percaya jauh lebih berharga daripada daftar besar yang tidak pernah membuka pesanmu.
Ukur dan rawat daftar
Perhatikan tingkat buka, tingkat klik, dan jumlah yang berhenti berlangganan setiap kali mengirim email. Jika tingkat buka terus menurun, coba ubah waktu pengiriman, gaya subjek, atau frekuensi. Bersihkan daftar secara berkala dari alamat yang tidak aktif dalam waktu lama, karena alamat semacam itu menurunkan reputasi pengirim.
Mulai dengan email sambutan
Langkah pertama yang paling berdampak adalah menyiapkan email sambutan otomatis. Ketika seseorang baru berlangganan, kirim email yang memperkenalkan siapa kamu, apa yang bisa mereka harapkan, dan berikan hadiah yang dijanjikan. Email sambutan biasanya memiliki tingkat buka tertinggi, jadi manfaatkan momen ini untuk membangun kesan pertama yang baik.
Setelah itu, tetapkan jadwal kirim yang realistis, misalnya dua minggu sekali, dan patuhi jadwal tersebut. Konsistensi membuat pelanggan terbiasa menunggu kabarmu, dan perlahan daftar kecil itu akan berkembang menjadi saluran penjualan yang bisa diandalkan.
No comments yet